cara bikin paspor

Hal-hal penting yang harus diketahui sebelum membuat Paspor adalah:

1. Pilih E-Paspor atau Paspor Konvensional

Untuk memudahkan e-paspor, sebaiknya menunggu paspor biasa habis masa berlakunya. Apabila belum habis, maka akan sulit untuk mengurus e-paspor di kantor imigrasi tersebut. Jika ingin membuat paspor baru, tentukan dulu mana yang menjadi prioritas. Pilih salah satu saja karena keduanya memiliki fungsi yang sama.

Jangan sampai sudah dalam proses pembuatan paspor biasa lalu mengurus e-paspor dalam waktu yang bersamaan

 

Jika berencana ingin berkunjung ke Jepang dan ingin mendapatkan bebas visa, maka hendaknya memilih e-paspor. Jika sudah terlanjur mengurus paspor biasa dan terpaksa ingin mengubahnya menjadi e-paspor, maka diperlukan biaya ekstra, karena biaya untuk pembuatan paspor konvensional tetap akan hangus dan harus mendaftar ulang dan membayar ulang untuk keperluan pembuatan e-paspor dengan biaya yang lebih mahal.

2. Kantor yang Melayani Pembuatan E-Paspor

Di Daerah DKI Jakarta bisa diurus e-paspor di Kantor Imigrasi Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Tanjung Priok dan Soekarno-Hatta.

Untuk daerah Batam di Kantor Imigrasi Batam dan untuk Surabaya di Kantor Imigrasi Kota Surabaya.

Untuk sementara ini pembuatan e-paspor hanya bisa dilakukan di DKI Jakarta, Batam dan Surabaya.

 

3. Metode Walk-in

Mengingat banyaknya keluhan mengenai pendaftaran paspor/e-paspor melalui form registrasi online. Sebaiknya datang langsung ke kantor imigrasi yang ditunjuk untuk pembuatan e-paspor.

Pembuatan e-paspor hanya bisa dilakukan dengan cara datang langsung ke kantor imigrasi dan pendaftaran via online sudah ditutup